KUMPULAN MAKALAH : MAKALAH PAPER TEKNOLOGI LAN SWITCHING

Monday, January 31, 2022

MAKALAH PAPER TEKNOLOGI LAN SWITCHING

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-NYA penulis dapat menyelesaikan paper yang berjudul “Komparasi Kinerja Mikrotik OS dan Cisco IOS dalam Small Business”.

Penulisan paper ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas dan persyaratan untuk perbaikan assessment 1 dari mata kuliah Teknologi LAN Switch.

Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan paper ini, khususnya kepada :

1.       Allah SWT yang karena rahmat-NYA penulis masih diberikan kesehatan yang banyak.

2.       Bapak Muhammad Fahrurazi Selaku Dosen Mata Kuliah Teknologi LAN Switch Politeknik Telkom Bandung yang telah memberikan dukungan berupa moril selama mengikuti pendidikan Politeknik Telkom Bandung.

3.       Ayahanda dan Ibunda yang selalu meberikan support dan kasih sayang yang tidak ada habisnya.

4.       Kepada teman-teman yang sudah membantu dalam pembuatan paper ini

5.       Kepada rekan-rekan di kelas T-6 yang selalu membantu saya selama saya di kampus, setia menghadapi suka dan duka selama saya berkuliah di Politeknik Telkom Bandung.

6.       Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.

Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.

 

 

 

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Teknologi komputer adalah sebuah pengetahuan yang terus bekembang pesat, hal ini dikarenakan banyak vendor-vendor yang terus berusaha menarik perhatian konsumen. Akibatnya fungsi komputer yang awalnya hanya untuk berhitung menjadi semakin luas dan beragam. Salah satu indikator dari berkembangnya teknologi komputer adalah berkembangnya internet.

Pertumbuhan Internet didorong oleh pertumbuhan aplikasi, yang dapat diartikan ke dalam pertumbuhan laju permintaan, dan yang lebih penting, pertumbuhan harapan pengguna terhadap kinerja Internet [1].

Dasar dari internet adalah jaringan komputer yang sangat luas hingga meliputi berbagai pelosok dunia. Internet yang pada awalnya dibentuk untuk kepentingan militer saja, kini mulai merambah ke berbagai aspek kehidupan seperti bisnis, pendidikan, silaturahmi, hingga permainan sangat tergantung pada teknologi internet.

B.     Tujuan

Tujuan penulis membuat paper ini adalah untuk mengetahui komparasi antara kinerja Mikrotik OS dan Cisco IOS.

C.     Batasan Masalah

Penulis hanya membahas seputar komparasi kinerja Mikrotik OS dan Cisco IOS.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LANDASAN TEORI

1.       Mikrotik OS

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi danperangkat lunak yang dapat digunakan sebagai pc router  yang handal, mencangkup berabgai fitur yang di buat untuk ip network dan jaringan  wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Mikrotik lebih identik dengan LINUX, yang bisa di jadikan sebagai pc router yang  tidak memerlukan PC yang bagus, kita cukup mempergunakan PC komputer pentium tiga dengan hardisk 40 GB. Mikrotik juga mempunyai beberapa fitur- fitur diantaranya NAT, VPN, Proxy, Hostpot, Bandwith limeter yang cukup lengkap dalam membangun router [2].

MikroTikls [dengan trade name MikroTik®] didirikan tahun 1995 bertujuan  mengembangkan sistem ISP dengan wireless. MikroTikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri  Lanka, Ghana dan banyak negara lainnya.   Pengalaman dalam melakukan instalasi di Latvia menempa kami dengan kondisi serupa di negara-negara pecahan Uni Soviet dan negara berkembang lainnya. Berbagai pengembangan telah dilakukan hingga saat ini tersedia perangkat lunak sistem operasi router versi 2 yang menjamin kestabilan, kontrol, dan fleksibilitas pada berbagai media antar muka dan sistem routing dengan menggunakan komputer standart sebagai hardware. Perangkat lunak ini mendukung berbagai aplikasi ISP, mulai dari RADIUS modem pool, hingga sirkuit backbone dengan DS3.

Kantor Pusat MikroTik berlokasi di Riga, ibukota Latvia, dengan 50 orang karyawan. Mikrotik juga menjalankan sebuah ISP kecil, sebagai media percobaan untuk pengembangan routerOR  software.

Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :

·         Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.

·         Statefull firewall

·         HotSpot for Plug-and-Play access

·         remote winbox GUI admin

a.       Mikrotik Router OS

Mikrotik Router OS adalah system operasi varian linux atau unix yang fungsi utamanya untuk routing, system operasi ini dipersenjatai dengan berbagai macam metode routing yang lengkap. Akan tetapi Microtik Router OS, bukan sebuah open source dibawah badan GNU. Untuk menggunakan sistem operasi ini kita harus membeli lisensi ke Microtik. Pembelian lisensi Microtik Router OS yang di tawarkan oleh perusahan Microtik, tidak begitu mahal untuk standar Router OS.

Mikrotik Router OS dibagi-bagi menjadi beberapa level, setiap levelnya berbeda-beda fitur yang diberikan. Dan harga lisensi yang dibayar untuk menggunakan sistem operasi ini tergantung dengan level Router OS tersebut.

b.      Jenis-jenis mikrotik

·         MikroTik RouterOS yang berbentuk software yang dapat di-download di www.mikrotik.com. Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).

·         BUILT-IN Hardware MikroTik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang didalamnya sudah terinstal MikroTik RouterOS.

c.       Fitur-fitur Mikrotik

·         Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama  Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.

·         Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.

·         Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.

·          Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer

·         DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.

·         Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.

·         Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.

·          IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5.

·         ISDN : mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.

·          M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.

·          MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).

·         Monitoring / Accounting : Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.

·         NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.

·         Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.

·          Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static DNS.

·         Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.

·          SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.

·         Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).

·         SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.

·         Synchronous : V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP, Cisco HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.

·         Tool : Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.

·         UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.

·         VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.

·         VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.

·         VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.

·         WinBox : Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi MikroTik RouterOS.

 

2.       Cisco IOS

Cisco IOS (Internetwork Operating System awalnya) adalah perangkat lunak yang digunakan pada sebagian besar router Cisco Systems dan saat ini Cisco switch jaringan. (Switch Sebelumnya berlari CatOS.). IOS adalah paket routing, switching, internetworking dan fungsi telekomunikasi terintegrasi dengan sistem operasi multitasking.  Meskipun Cisco IOS mungkin tampak sama pada banyak router, ada banyak image IOS yang berbeda .

Sebuah IOS image adalah file yang berisi seluruh IOS untuk router itu. Cisco menciptakan berbagai jenis IOS image, tergantung pada model router dan fitur dalam IOS. Biasanya IOS dengan fitur yang lebih banyak, semakin besar pula IOS image nya, dan karenanya, flash dan RAM dengan kapasitas lebih diperlukan untuk menyimpan dan memuat IOS. Sebagai contoh, beberapa fitur termasuk kemampuan untuk menjalankan IPv6 atau kemampuan untuk router untuk melakukan NAT (Network Address Translation).

Seperti dengan sistem operasi lain Cisco IOS memiliki antarmuka pengguna sendiri. Meskipun beberapa router menyediakan antarmuka pengguna grafis (GUI), antarmuka baris perintah (CLI) adalah metode yang jauh lebih umum untuk mengkonfigurasi router Cisco. CLI digunakan di seluruh pelatihan cisco. Setelah boot, file startup-config dalam NVRAM disalin ke RAM dan disimpan sebagai file running-config. IOS mengeksekusi perintah konfigurasi di config running-. Setiap perubahan yang dimasukkan oleh administrator jaringan disimpan pada konfigurasi berjalan(running config) dan segera dilaksanakan oleh IOS.

 

A.      CISCO Router

Cisco router adalah suatu dedicated router yang diproduksi oleh perusahaan cisco, suatu perusahaan besar yang bergarak di bidang jaringan. Suatu cisco router memiliki beberapa memori internal dan interface[3]. Memori internal pada router tersusun dari empat komponen antara lain:

·         ROM : Berisi program IOS dasar yang hanya bisa dibaca oleh user. Program ini merupakan konfigurasi dasar dan diload ketika router pertama kali digunakan, atau setelah direset/Flash. Berupa EEPROM maupun PCMCIA tempat menyimpan sistem operasi pada router tersebut. Sistem operasi ini memuat prosedur-prosedur yang dapat dipanggil pada saat konfigurasi router, serta perintah-perintah untuk konfigurasinya.

·         RAM : Berisi konfigurasi yang sedang dijalankan, dapat ditampilkan, ditambah maupun dikurangi konfigurasinya. Isi dari RAM akan hilang bila router mati.

·         NVRAM : Komponen memori ini digunakan untuk menyimpan konfigurasi yang ada pada RAM sehingga bila router dimatikan, data konfigurasi tetap tersimpan dalam NVRAM. Data ini yang nantinya secara otomatis digunakan sebagai konfigurasi bila router dinyalakan kembali. Salah satu router yang digunakan untuk percobaan di laboratorium informatika dan komputer adalah Cisco Router 1721, router ini memiliki spesifikasi sebagai berikut [2]:

§  Prosesor RISC

§  Dual Bank Flash Memory 16MB tanpa update

§  Memory sistem dengan kapasitas maksimal 32MB

§  2 slot ekspansi untuk modul jaringan

§  Satu port Fast Ethernet 10/100BASETX Fast (RJ-45)

§  Satu Port Auxilary dan Port console dengan kecepatan mencapai 115,2 kbps.

3.       Pengertian Small Business

Small Business adalah salah satu usaha yang berbasis teknologi informasi dalam melakukan usahanya. sudah bukan hal yang aneh lagi ketika kita melihat banya para pengusaha melakukan promosi dan penjualan transaksi melalui bidang IT.

4.       Komparasi Dari Mikrotik OS dan Cisco IOS pada Small Business

ada beberapa langkah yang harus di pelajari sebelum memulai small business di

bidang IT yaitu :

a.       Pemberian pengetahuan tentang pelbagai aspek yang berkaitan dengan kegiatan bisnis pengetahuan tentang bagaimana menganalisis situasi dan trend bisnis TIK, baik di tingkat nasional, regional maupun internasional, yang didasarkan pada kebutuhan TIK yang meliputi perangkat keras dan perangkat lunak di pelbagai segmen pengguna—yakni masyarakat umum, institusi pemerintah, dan institusi swasta.

b.       Pemahaman dan kemampuan dalam mengembangkan rencana bisnis di bidang teknologi informasi yang meliputi aspek legalitas, fungsi-fungsi bisnis, sumberdaya manusia, organisasi, pemasaran, dan keuangan.

c.       kemampuan menyusun dan mengimplementasikan proposal proyek yang meliputi mencari informasi tentang penawaran atau peluang pelaksanaan proyek di bidang TIK dari berbagai sumber.

 

Router didesain dengan system modular, sehingga dimungkinkan untuk menambah interface wireless sesuai dengan kebutuhan, hingga sebanyak jumlah slot minipci yang tersedia. Processor dan memori yang tersedia sebanding dengan kemampuan routerboard untuk mengalirkan koneksi data, baik sesuai dengan bps (bit per second) maupun pps (packet per second) nya. Tersediah pula kotak outdoor yang waterproof dengan soket Ethernet yang tahan cuaca. Ataupun kotak indoor yang ringkas untuk pemakaian didalam ruangan. Besarnya power wireless sesuai dengan jenis kartu yang digunakan. R52 dengan 65mWatt dan R52H dengan 350mWatt.

                Untuk instalasi Mikrotik pada harddisk, lebih baik menggunakan Disk on Module [DOM], kenapa demikian ?? Dikarenakan Mikrotik RouterOS mengikat pada harddisk, sehingga jika terdapat kerusakan pada harddisk maka kita membutuhkan lisensi yang baru untuk menginstall pada harddisk yang baru. Disk On Module [DOM] memiliki daya tahan yang jauh lebih baik dibanding dengan harddisk. Kalaupun terjadi kerusakan pada DOM selama 1 tahun, Mikrotik Indonesia akan mengganti DOM yang baru berikut dengan lisensinya.

 

No comments:

Post a Comment